METODE LATIHAN ( DRILL )
Tehnik latihan atau drill yaitu suatu tehnik yang dapat di
artikan sebagai suatu cara mengajar di mana siswa melaksanakan
kegiatan-kegiatan latihan, agar siswa memiliki ketangkasan atau keterampilan
yang lebih tinggi dari apa yang telah di pelajari.
Dalam menerapkan metode drill ini harus di perhatikan pula
antara lain :
1.
Usahakan agar latihan
tersebut jangan sampai membosankan anak didik, karena waktu yang di pergunakan
cukup singkat.
2.
Latihan betul-betul di
atur sedemikian rupa sehingga betul-betul menarik perhatian anak didik, dalam
hal ini guru harus berusaha menumbuhkan motif untuk berpikir.
3.
Agar anak didik tidak ragu maka anak didik terlebih dahulu di berikan pengertian dasar
tentang materi yang akan di berikan.
Jadi metode drill berfungsi untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan
yang telah merupakan kenyataan serta usaha untuk memperoleh ketangkasan,
ketetapan dan keterampilan latihan tentang sesuatu yang di pelajari.
METODE LATIHAN ( DRILL )
- Kecakapan motoris, misalnya : menggunakan alat-alat ( musik, olahraga, menari, pertukangan dan sebagainya )
- Kecakapan mental, misalnya: Menghafal, menjumlah, menggalikan, membagi dan sebagainya
- Tujuan harus dijelaskan kepada siswa sehingga selesai latihan mereka diharapkan dapat mengerjakan dengan tepat sesuai apa yang diharapkan
- Tentukan dengan jelas kebiasaan yang dilatihkan sehingga siswa mengetahui apa yang harus dikerjakan
- Lama latihan harus disesuaikan dengan kemampuan siswa
- Selingilah latihan agar tidak membosankan
Kelebihan dan kelemahan :
Kelebihan :
•Pengertian siswa lebih luas melalui latihan berulang-ulang
•Siswa siap menggunakan keterampilannya karena sudah dibiasakanKelemahan :
•Siswa cenderung belajar secara mekanis
•Dapat rnenyebabkan kebosanan•Mematikan kreasi siswa
•Menimbulkan verbalisme ( tahu kata - kata tetapi tak tahu arti )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar